X
Menu
X

Museum Sebagai Sumber Sejarah

Museum Sebagai Sumber Sejarah

JAKARTA – Pada dasarnya museum tidak hanya sekadar menyimpan dan memelihara koleksi semata.

Museum diharapkan dapat berfungsi sebagai media penyebarluasan pengetahuan.

Suatu hal yang berhubungan dengan museum tentulah sejarah demikian pendapat Prof. Susanto Zuhdi dalam diskusi “Penelitian Sejarah di Museum”.

Apa yang diungkapkan diatas merupakan fungsi lain dari museum yang tidak hanya menyimpan, merawat dan memamerkan benda warisan budaya masa lalau.

Dalam konteks ini museum berfungsi sebagai sumber sejarah bagi sejarawan, penulis, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Bagi mereka yang akan melakukan penelitian dapat berkunjung ke museum untuk mendapatkan sumber-sumber yang diperlukan baik dalam bentuk data tertulis maupun pelaku sejarah.

Bagi kalangan sejarawan memang jarang melakukan penelitian di museum, mereka lebih banyak berkunjung ke arsip dan perpustakaan.

Padahal museum menyimpan sumber sejarah otentik yang tidak ada dikedua tempat tersebt diatas.

Tentunya museum yang dikelompokan dalam jenis museum sejarah. Misalnya jika penelitian dilakukan seputar penyusunan naskah Proklamasi maka lebih tepat mendatangi Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan bila peneliti sedang melakukan penulisan gerakan pemuda seputar Jakarta tahun 1945, maka lebih tepat berkunjung ke Museum Joang 45 Jakarta.

Selain penulis mendapatkan data-data sejarah dimuseum yang dikunjungi ditempat ini pula para peneliti dapat membayangkan suasana peristiwa sejarah yang terjadi.

Melalui tingalan bangunan dan ruangannya penulis dapat merekontruksi peristiwa sejarah yang pernah terjadi.

Museum sebagai lembaga terbuka untuk masyarakat maka diharapkan memberikan ruang dan waktu bagi peneliti untuk melakukan tugasnya.

Demikian juga bagi para peneliti setelah selesai melakukan penelitian diharapakan memberikan kontribusi bagi museumnya.

Melalui hasil kajian tersebut koleksi dapat direkontruksi melalui peristiwa sejarah dalam upaya pelestarian nilai-nilai yang tersimpan dibalik bukti materiil melalui artefak, relik sejarah dan benda-benda milik pelaku sejarah tersebut.

Selanjutnya tugas kurator dan penyaji untuk mendisplay koleksi agar pameran lebih menarik bagi pengunjungnya. (Kartum)

Share

wisatakotatua

 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA

There are no upcoming events at this time.

TWITTER STREAM